Tentang Kami

“NYINYIR”. Satu kata yang dalam beberapa tahun terakhir booming diucapkan. Fenomena ini di-drive para pengguna media sosial (medsos) yang entah bagaimana caranya dan inspirasi seperti apa yang menyebabkan kata “NYINYIR” ini muncul dan menjadi diksi yang akrab.

“NYINYIR” sendiri diartikan dengan menggunjing, mengejek, menyindir atau mengkritik. Orang Nyinyir juga diidentikkan dengan orang yang banyak bacot, suka ngomel, bawel dan bisanya cuma menjelek-jelekkan dan mencari-cari kesalahan pihak sebelah. Orang Nyinyir itu suka mengkritik orang lain terus menerus secara pedas.

Akan tetapi, pengertian tersebut dibantah oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang memaknai kata “NYINYIR” dengan mengulang-ulang perintah atau permintaan dan juga nyenyeh, cerewet. Jauh bertentangan bukan?

Kendati salah kaprah dalam memahami “NYINYIR” karena tidak sesuai dengan arti yang ada dalam KBBI, tapi pemahaman “NYINYIR” di awal tulisan ini sudah menjadi makna yang dipahami khalayak dan menjadi dasar portal “NYINYIR.COM” ini hadir. Portal ini mengambil titik tekan pada konteks kritik. Oleh karenanya, slogan portal ini yaitu “Menyatu Dengan Dialektika”. Dalam arti, menyatu yang dimaksudkan yaitu “NYINYIR” sebagai bentuk kritik harus dikemas dalam dialektika yang bukan saja santun tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan.

Dari sisi peruntukkan, portal ini hadir untuk menaungi para penulis pemula. Segala bentuk karya tulis akan dipublish dalam portal ini atau dengan kata lain, portal ini menjadi lumbung karya untuk para penulis pemula. Sesuai dengan titik tekan portal ini yaitu kritik, maka bukan saja penulis pemula yang boleh mengkritik kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia, tetapi para pembaca juga boleh memberi kritik kepada para penulis pemula agar terpecut semangat untuk terus berkembang. Tentu, kritik yang dimaksudkan disini adalah yang membangun untuk bangsa dan negara Indonesia dan juga para penulis pemula.