Cita-Cita ‘Si Penggila Kopi’

Oleh: Faisal A | Mahasiswa |

Meraih mimpi menjadi seorang pengusaha memang susah-susah gampang. Tidak jarang ditemui pengusaha yang jatuh bangun dalam membangun bisnis, belum lagi kisah-kisah para pengusaha lain yang keluar dari universitasternama untuk membangun dan memulai bisnisnya seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg. Kesempatan menjadi wirausahawan yang sukses terbuka lebar pada era millennial ini karena di dukung dengan banyaknya jumlah penduduk akan menjadi pangsa pasar yang strategis. Karena semakin banyaknya jumlah penduduk maka jumlah kebutuhannya semakin banyak, apalagi anak muda zaman sekarang yang waktunya banyak di habiskan di tempat nongkrong entah mengerjakan tugas,mencari inspirasi,berdiskusi hingga berpacaran di tempat nongkrong.

Seiring berjalannya waktu tempat nongkrong di era millennial banyak yang berevolusi menjadi coffeshop,dikarenakan kopi telah menjadi gaya hidup masyarakat di perkotaan saat ini. Tua atau muda, pria atau wanita di semua kalangan menggemari minuman beraroma tersebut. Menikmati secangkir kopi sembari bersantai bersama teman,rekan kerja maupun bersama kekasihnya di coffeshop menjadi rutinnitas yang kian umum.Di tambah coffeshop menyediakan variasi racikan kopi sehingga sehingga kopi bisa dinikmmati oleh siapapun. Tidak heran, tren penikmat kopi semakin meluas dan hal ini yang menjadi lading bisnis basah sehingga bisnis coffeshop pun mewabah di mana-mana.

Melihat perkembangan zaman, bisa jadi coffeshop itu bukan lagi sebuah trendmusiman. Tapi memang menjadi budaya baru bagi kaum urbanperkotaan sehingga bisnis ini akan terus menjanjikan. Menurut data yang di himpun lokadata dari hasil survey Sosial Ekonomi Nasiona (SUSENAS) Badan Pusat Statistik menunjukkan rata-rata konsumsi perkapita penduduk Indonesia cenderung stabil. Berkisar 1,25 kilo gram pertahun per penduduk.sejak tahun 2002 hingga sekarang, tak ada fluktuasi turun atau naik yang signifikan.  Oleh karena itu, ini menjadi  peluang untuk menjadi penyedia kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan penjabaran diatas, penulis ingin membagikan sebuah kisah seorang pemuda yang ingin memanfaatkan peluang bisnis yang saat ini menjadi “booming” dikalangan millennial, yaitu lelaki kelahiran Jakarta 18 februari 1998 yang bernama Ridzky aditya lelaki berkulit sawo matang dan berkacamata ini kerap dipanggil Kiki, anak muda lulusan SMAN 46 Jakarta yang sekarang sedang menjalani perkuliahan di Universitas Telkom Bandung, dia sangat senang sekali mengkonsumsi kopi,sudah banyak kopi yang ia coba, bisa dibilang setiap hari pasti dia mengkonsumsi kopi. Dalam seminggu bisa 2-3 kali Kiki mencicipi kopi yang berbeda beda dari setiap kafe.

Awal mula ia memulai sebuah perencanaan karirnya dengan diskusi kecil kecilan bersama teman mainnya,teman mainnya yaitu ada Abil,Wahyu,Ridwan,Dimas dan yang terakhir Faisal(penulis). Sehabis futsal bareng,sembari menunggu keringet yang mengucur ketubuh masing masing kering kita asik berdiskusi dan bercanda ria, ditengah tengah obrolan disitu kami mengkhayal akan sebuah cita cita yang dicapai. Mereka asik menjabarkan cita cita masing masing termasuk penulis sendiri, Cuma Kiki yang cita citanya tidak terlalu wah seperti kita kita, saya menanyakan kepada ridzky, ia hanya menjawab “saya mah Cuma mau punya coffeshop aja coy” sambil tertawa kecil Ridzky pun menjabarkan kenapa ia ingin mempunyai kedai coffeshop. Saya pun ingin lebih tau lebih lanjut kenapa dia ingin mempunyai kedai coffeshop ,”karena saya menyukai kopi saya tidak ingin mengkonsumsi dengan cara membelinya terus tanpa bisa menikmati kapan pun ku bisa, soalnya coffeshop tidak buka selama 24 jam, saya terkadang ingin meminum kopi jam 3 pagi, subuh bahkan jam 8 pagi saya ingin meminum kopi” ujar Kopi.,

Pada 2016 Kiki mulai meracik racik kopi, yang ia olah sendiri dan khusus di konsumsi kepada diri dia sendiri, beliau mulai memantapkan niat dia yang tadinya mengkonsumsi kopi untuk pribadi diri sendiri dan merubahnya untuk di konsumsi oleh orang orang. Pada suatu hari tepatnya bulan agustus tahun 2016 penulis dan teman temannya di undang untuk kerumah Kiki untuk bercengkrama, tanpa disangka ridkzy menyodorkan kopi yang ia buat dan racik sendiri, tanpa pandang bulu kami langsung menyantap kopi yang di hidangkan oleh tuan rumah, rasanya memang nikmat sekali sehingga teman penulis bernama Dimas meniru kata kata yang ada pada salah satu ikan di media televisi tersebut dengan mengatakan “Kiki kopi buattan mu, number uno(1)” ujar Dimas, Kiki tertawan ketika temannya dimas berkata seperti itu. Penulis pun penasaran menanyakan sebenarnya kopi apa yang dibuat kiki tersebut, terjadi lah sebuah perbincangan kecil disitu, penulis pun bertanya kepada Kiki, “Ki kopi apa barusan yang kamu barusan buat” ujar si penulis, tanpa berlama lama Kiki pun menjawab sambil bercerita “kopi yang barusan kamu minum itu namanya kopi khas Sumatera yang dirasanya sangat lekat dan keras. Karena kopi lampung saya rasa terlalu keras saya campur dengan kopi jawa biasa yang mudah di temui, Kopi ini saya dapat dari kiriman teman Ayah saya yang  berada di lampung” ujar Kiki

Beberapa pasca pertemuan kiki berangkat ke bandung untuk mengikuti perkuliahan di Univerrsitas Telkom Bandung, niat Kiki makin mantap untuk mendirikan kedai di bandung, tetapi paada saat itu ada kendalanya yaitu dana yang ia dapat darimana asalnya. Kiki pun memulai beberapa planning untuk merealisasikan cita-citanya tersebut dimulai dengan, menyisihkan uang saku yang dikirimkan oleh orang tuanya hingga menyoba freelance freelance.yang ada di social media. Seiring berjalannya waktu ada pekerjaan yang menurut dia cocok dengan dirinya yaitu menjadi barista di salah satu café di bandung, lambat laun pekerjaan yang dijalani kiki ini menjadi alasan Kiki untuk malas kuliah, karena dia kesiangan karena terlalu letih bekerja, setelah berminggu minggu masuk kuliah yang absennnya bisa dibilang bolong bolong setiap harinya. Ia  sudah dapat tegoran dari dosennya terkait absen dia hingga pada satu semester nilai kiki pun menjadi anjlok, dan menambah beban bagi kiki. Dulu di SMA dikenal sebagai siswa yang rajin yang hamper setiap pelajaran tidak pernah absen dan nilainya bisa dibilang cukup bagus, tetapi semuanya berubah semenjak Kiki mengenal pekerjaan yang digemarinya.

Sesudah uas dan menerima nilai di bangku perkuliahan Kiki memutuskan balik ke Ibukota untuk bertemu keluarganya. Di perjalanan ia merenungkan dengan nilainya yang kurang bagus itu,sambil merenung Kiki mencoba mencari strategi untuk berbohong kepada Orang tuanya karena Kiki takut dimarahi oleh kedua Orang tuanya. Sesampainya dirumah setelah melewati perjalanan kurang lebih 5 jam sampai lah kiki dirumahnya. Setelah sampai dirumah Kiki pun berkumpul dengan keluarganya dan berbincang bincang, di tengah perbincangan Ayah Kiki menanyakan tentang progress perkuliahan kiki disana, Ia pun menjawab “baik yah, perkuliahan disana cukup menyenangkan dan asyik” ayahnya pun bertanya tentang nilai perkuliahan Kiki, Kiki dengan muka tegang yang sedang letih pun menjawab dengan memakai bumbu bumbu kebohongan kepada orang tuanya bahwa nilainya diatas 3. Sehabis perbincangan itu selesai Kiki langsung bergegas masuk kamar untuk istirahat

Hari demi hari terlampaui, Kiki masih kepikiran karena berbohong terkait nilainya, akhirnya ia pun memutuskan untuk meminta saran kepada teman teman Smanya, kebetulan Kiki dan teman Smanya mempunyai grup di salah satu social media, jadi memudahkan dia untuk berkomunikasi. Kiki pun memulai interaksi di grup yang beberapa bulan grup itu bisa dibilang hampir tidak ada kehidupan. Setelah beberapa perbincangan kita memutuskan untuk bertemu pada malam minggu di suatu café di ibu kota. Malam minggu pun berlangsung dan kita bertemu di suatu caffe di ibukota, kita pun asik berbincang bincang, tak lama berbincang Kiki pun langsung mencurhatkan masalahnya di bangku perkuliahan, teman teman kiki pun terkejut dengan nilai yang diperoleh Kiki, karena di sekolah nilainya bisa dibilang bagus bagus dan beda jauh dengan di bangku kuliah dia, akhirnya dia memberi tahu masalahnya seperti apa, ia pun uga memberitahu bahwa dia telah berbohon sama orang tuanya terkait nilai perkuliahannya.

Satu persatu teman kiki termasuk penulis pun memberi masukan kepada kiki, pekerjaan menghambat perkuliahan maka segera tinggalkan masih banyak pekerjaan lainnya yang bisa ia ambil, kiki pun menjawab “saya suka dengan pekerjaan ini karena ini adalah passion saya bersama kopi” Ujar pria yang berkuliah di Universtitas Telkom tersebut. Banyak perdebatan disitu yang terjadi karena ia kekeh mempertahankan argumenntnya dengan tetap bekerja disitu dan teman temannya berpikiran sebaliknya. Debat kusir pun terus menerus akhirnya ada solusi disitu, salah satu teman Kiki, bernama Dimas memberi tahu kiki, “ki kayaknya kamu haarus jujur kepada orang tua kamu, pastti orang tua kamu mengerti ko kamu jelaskan aja semua masalahnya kaya gimana, oiya gini saja daripada kamu bekerja untuk orang dan waktu kamu tersita hanya untuk melayani orang, mending kamu membuka bisnis coffeshop aja” Ujar salah satu teman Kiki tersebut. Ia pun menjawab “tapi saya takut orang tua saya pasti maraha ketika saya jujur kepadanya,oiya masalah itu emang cita cita saya dari dulu tetapi kendala dengan mengelola bisnisnya dan modalnya dapet dari mana” dengan raut muka sok polos penulis pun memotivasi Kiki, “Percaya ki sama kita Orang tua kamu pasti mengerti ko dengan keadaan kamu, oiya masalah modal memang penting tetapi ada yang lebih penting lagi, yaitu niat dan kemauan, dimana ada aniat dan kemauan pasti disitu ada jalan” ujar si penulis, ditambah teman temannya terus memotivasinya dengan sama apa yang dibilang penulis. Kiki pun merasa termotivasi dan perkumpulan itu berakhir, sesampainya dirumah ia langsung menghampiri orang tua kiki, dan dia bercerita semuanya. Ternyata benar apa yang dikata teman temannya bahwa orang tua Kiki memakluminya. Sekian lama berbincang Kiki mengungkapkan keinginannya untuk beriwrausaha sambil kuliah, Ayahnya pun menjawab dengan raut tersenyum dengan jawaban, “Ayah siap bantu nak, kebetulan ada temen ayah yang mempunyai kedai kopi juga di Jakarta malah di Bandung pun juga ada” ujar Ayah Kiki. Keduanya berbincang sampai larut malam untuk berdiskusi terkait kafe yang ia rencanakan. Setelah berdiskusi lama Kiki memutuskan untung membuat planning bertemu dengan teman Ayahnya Kiki. Kebetulan Ayahnya mempunyai banyak relasi kafe kopi.

Mumpung masih libur kuliah Kiki segera bergegas untuk bertemu dengan teman teman ayahnya yang mempunyai kedai coffe di Jakarta. Setelah mendapat bekal ilmu bisnis dari teman Ayahnya ia pun memustuskan balik ke Bandung untuk memasuki bangku perkuliahannya. Sesampainya di bandung Kiki memutuskan untuk berhenti kerja sebagai barista dan memulai niatnya untuk berbisnis kopi sendiri. Ia berdiskusi dengan teman ayahnya di bandung ia mempresentasikan ide ide yang ia dapat dari Jakarta, mulai dari kemauannya yang sesuai dengan passionnya dan mempunyai ide bisnis yang luar biasa.

Bulan demi bulan berlalu setelah riset dan diskusi ia lalui, dengan niat yang disertai dengan tekat yang kuat ia memberanikan diri untuk membuka kedai kopi kecil kecilan sendiri. dengan modalnya dari tabungan ia sendiri dan duit dari tabungan orang tuanya. Langkah awal yang penuh resiko telah ia ambil, langkah yang bagaikan berjalan diatas seutas tali jika tidak hati-hati dan kehilangan keseimbangan sangat berbahaya. Tapi apa boleh buat, keputusan harus diambil apapun resikonya. Karena ragu mengambil keputusan berarti merencanakan kegagalan. Dengan modal pas-pasan,ia mulai membuat konsep usaha yang akan ia jalankan dan tujuannya. Bulan demi bulan berlalu kiki menjalankan bisnis kopi ini dengan 2 karyawannnya. Pertama kali kedai ini dibuka sangat ramai sekali dengan pengunjung sehingga stok kopi habis dalam minggu minggu pertama ia buka karena harganya bisa dibilang murah karena harga promosi. Minggu demi minggu pun berlalu sejak Kiki membuka kedai, pelanggannya pun lama – lama berkurang. Kiki pun disitu tidak sigap dalam menghadapi pelanggan yang lama lama berkurang ia hanya mengira pelanggan bosan dengan kopi yang dihidangkan dan kemudian pelanggan akan dating lagi setelah dia tidak bosan. Ternyata dugaan Kiki salah sudah hampir 3 bulan kedainya kopi dan gaji karyawannya pun belum dibayar selama 2 bulan. Karena kondisi tersebut sudah mengkhawatirkan bagi pengusaha, terlebih lagi ia takut bahwa orang tuanya marah akibat usahanya yang ia jalani akan failed karena dana yang dikucurkan oleh orang tua Kiki tidak sedikit, Kiki pun mencari alternative pinjaman dana untuk meminimalisir ke failed an dalam usaha yang dijalaninya. Kiki meminjam dana ke salah satu tempat peminjaman yang berada di bandung dengan jaminan BPKB motor dia yang dibelikan Ayahnya waktu SMA. Semenjak ia menggadaikan BPKB motornya beban Kiki pun bertambah dimulai membayar gaji karyawannya sampai dengan membayar BPKB motor yang digadaikannya.

Beberapa bulan pun ia jalani tetapi usaha yang ia jalani monoton atau bisa dibilang jalan ditempat dengan tidak perubahan yang signifikan. Ia pun tidak memperoleh keuntungan malah bisa dibilang ia rugi dalam menjalankan bisnisnya karena keuntungan yang ia peroleh habis dengan membayar sewa ruko,gaji karyawan dan produksi kopinya, untuk bayar cicilan BPKB yang digadaikan saja ia memakai duit jajannya untuk membayarnya ,untuk kehidupan sehari harinya ia seringkali meminjam duit dengan temannya. Pada puncaknya Kiki merasa stress dan ingin menyerah dalam berbisnis dikarenakan bisnis yang ia jalani tidak ada profitnya hanya ada ruginya. Kiki mulai berkonsultasi dengan kawan ayahnya yang mempunyai kedai kopi di bandung yang bernama Pak Riko. Kiki pun mencurhatkan semua masalah yang terjadi pada kedai kopinya tersebut, di tempat tersebut Kiki diberi motivasi dan sedikit cara cara untuk mengembangkan usahanya yang monoton tersebut dan Pak Riko menitipkan Modal untuk membantu Kiki untuk merevitalisasi kedai kopinya kembali. Sebagaimana bayi yang baru lahir tidak bisa langung berjalan, perlu proses yang panjang untuk bisa berjalan, mulai merangkak,jatuh bangun untuk bisa berdiri hingga akhirnya bisa berjalan. Demikian juga dengan bisnis, tidak langsung sukses begitu saja. Jatuh bangun dalam merintis usaha telah dialaminya. Tetapi karena keyakinan dan kesungguhannya, masa-masa sulit telah terlewati. Terus berproses hingga bayi yang lahir ini berdiri dan berjalan dibawah kakinya sendiri, karena proses tidak akan mengkhianati hasil.

Seperti yang penulis sampaikan bahwa jatuh bangun dalam merintis usaha adalah hal yang biasa. Ketika bisnis sudah berjalan dengan lancar dan memiliki banyak prospek yang bagus pertahankanlah terus kembangkan lagi mestipun gagal coba lagi. Bercermin pada kejadian itu, Kiki pun menyadari bahwa untuk memulai suatu bisnis, nekat saja tidak cukup, calon pebisnis juga harus membekali ilmu yang memadai sebagai bekal. Karena yakin bisnis kedai kopi memiliki prospek cerah, semangat Kiki langsung membara sehabis diberi motivasi dan solusi terkait bisnisnya yang hampir failed , Kiki akhirnya menidentifikasi mengapa kedainya yang sepi pengunjung, padahal ia merasa kopi yang ia suguhkan kepada pelanggan produk kopinya secara keseluruhan baik, harganya cukup relative murah. Kemudian kiki merombak konsep yang diusungnya selama ini. Penulis pun bertanya kepada kiki konsep apa yang ia terapkan, kiki pun menjawab “konsep millennial yang ku terapkan, konsep yang orientasinya pada kepuasan pelanggan karena membangun kesetiaan pada pelanggan la yang terpenting” ujar Kiki. Ia sebisa mungkin merombak kafenya agar  pelanggan nyaman berada di kafe dia karena orang meminum kopi sambil mengerjakan yang lain,contohnya rapat, yang pasti pelanggan ingin tempat duduk.

Untuk mewujudkan impiannya kembali, meski dengan modal terbatas, Kiki merevolusi besaran dengan memanfaatkan digitalisasi di era millennial ini dan kedainya di buat senyaman mungkin agar pelanggan betah karena kenyamanan tempat yang di utamakan, pemasangan wifi gratis,memperbanyak menu coffenya,mempromosikannya lewat social media hingga memberikan service yang terbaik bagi costumer. Beberapa minggu berjalan kafenya pun ramai akan pengunjung tiap harinya. Selang beberapa bulan dengan mempertahankan konsep millennial ini Kiki bisa menebus BPKB yang ia gadaikan pada saat itu. Dan sampai sekarang Kedai kopi yang Kiki ini yang bernama Kedai Kopi Amad ramai akan pengunjung sehingga kiki bisa mendapatkan keuntungan yang lebih dari hasil  kedai kopi tersebut.

Di akhir tulisan ini saya sebagai penulis menanyakan, kenapa bisa ulet banget dengan dunia bisnis. Kiki pun menjawab”bisnis itu ibarat hobi misalnya, kalau kamu suka bermain bola, terus bermain bola, apakah kamu berhenti bermain karena kalah. Tentu tidak kan? Kamu akan terus bermainbola walaupun kalah,karena disitu ada kepuasan yang kamu dapatkansaat bermain bol. Suatu saat kemenangan pasti akan menghampiri kita, karena dari kekalahan ada banyak pelajran yang bisa kita ambil untuk membenahi diri sehingga bisa mencapai kemenangan”

946 komentar untuk “Cita-Cita ‘Si Penggila Kopi’”

  1. Thank you so much for providing individuals with such a special opportunity to check tips from this blog. It’s usually so pleasing and as well , jam-packed with fun for me and my office colleagues to visit your site nearly 3 times per week to learn the new secrets you will have. And of course, I am just usually astounded with the outstanding methods served by you. Some 2 facts in this post are ultimately the very best I’ve ever had.

  2. The live dealer game is operated by utilising a video and audio communication system where you will hear and see the dealer shuffle, deal cards, and manage the entire live casino game.
    free online casino Furthermore, we test out safety and security, the ease of making a payment and withdrawal and also take a look at the terms and conditions of banking methods.

  3. It is very easy to get confused with this casino all games variety that can be offered today, but once you find the game that is interesting for you and gives you joy, you will never have to worry about it again.
    casinospel While cashing in would be such a great experience for you, you should be aware that a casino generally implies a limit as to how much they are willing to provide for each player.

  4. I just wanted to write a simple note in order to thank you for the lovely points you are sharing here. My considerable internet investigation has now been recognized with sensible knowledge to write about with my relatives. I would point out that we website visitors are very much blessed to exist in a very good place with many brilliant professionals with beneficial suggestions. I feel really privileged to have encountered the web pages and look forward to tons of more thrilling times reading here. Thanks a lot once more for a lot of things.

  5. Custom certificate holders are perfect for companies, schools, and other organizations that take the time to recognize employees, students, or volunteers.
    custom paper writing If you write essays in your second language for high school or college, check your essay for embarrassing errors that a teacher would deduct points for.

  6. Ping-kembali: viagra without a doctor prescription

  7. When you buy an essay on our online site, a writer who is well-versed with the theme or the area of concern covered by the paper will take it on and work on it. custom paper We provide these review summaries so that customers have factual information and can make smart choices when they choose to order writing from a company.

  8. We want students to feel comfortable working with us, and the way to make that happen is by offering the most comprehensive assurance policy in the industry. paper help Scholarship service writing reviews, does the sat essay affect your score guidelines for essay about myself, bombastic word for essay spm exemplar a level english language essay.

  9. In case a client finds it a bit challenging to place an order, writingbee has a support department tasked with guiding such customers through the ordering process. paper help Sample of critical analysis essay, essay paper 2012 how to write an effective thesis statement for a compare and contrast essay, essay on dr faustus as a tragedy.

  10. Essay on topic the best day of my life how to write an essay introduction ielts cause and effect essay college education250 word college essay example an occurrence at owl creek bridge theme essay. paper writer We are among the best custom essay writing companies ensuring the timely delivery of your academic paper within stipulated deadlines because we value our customers.

  11. If you truth struggling with your deadlines and workload then there is not any reason why you should continue finding it difficult when there are writing services reviews out best that are able to help for find the perfect service for you. write my paper cheap Rings have a tags edge on part of the ring, and allow you engineering assignment help uk customize the hole drill size added from any of our hole drill size options popular choices include 0.

  12. How to reference a direct quote in an essay argumentative essay childhood obesity proofread my college application essay importance of school life essay. write my paper An argumentative paper goes beyond giving opinions and gives suggestions and specific ways which can be used to help a particular subject which is being discussed.

  13. Ping-kembali: viagra 100mg

  14. Quandoo is a convenient way for diners to discover new places to eat, book tables online, get exclusive deals and offers and review their experience afterwards. muahangtaigia.info Missouri cheap jerseys pitching and catching players along with slap hitters solidifies his dedication to the sport.

  15. W88 account to have all of our via the internet gambling promotionsand gaming leisure of top quality at especially good value. indi at hebook In however, his corpse is quite intact, and this despite having spent nearly thirty years underwater.

  16. From the dorm rooms to the labs, our unique teams are solving the toughest problems across many industries. clubadmins.com Nakshatras system remains the pillar on which it is based andserves to uphold its many insights and great predictive power.

  17. There has been much empirical research over the past 50 years on the physiology of modes of response in infancy. crmcontactform.com Wilson says they only got away with that for a short while after their eponymous 2003 debut, on a quest to find their own voice.

  18. Indem wir uns nicht zu nahe kommen, stellen wir sicher, dass wir nicht zu sehr involviert werden und nicht verletzt oder verlassen werden. muahangtaigia Series reading order, cover art, synopsis, sequels, reviews, awards, publishing history, genres, and time period.

  19. Frau hat mich nie geliebt, sie hat mich benutzt, bis ich ausgelaugt war, dann hat sie mich weggeschmissen. institutosomosiguais Umfeld wird merken, dass sie sehr schlecht gelaunt sind, jedoch kommt es nicht oft vor, dass sie jemand darauf anspricht, geschweige es mit ihnen beredet.

  20. Ping-kembali: chloroquine phosphate

  21. Thanks to good cooperation with partners, regular peer reviews and specially developed algorithms, we can determine an exact environmental balance according to the latest state of research. thewriteacademy.org Sehr, die fliegenden skyree neben zither kartenlegen mit samantha der hexenschaft bubula dschola gjoch, kartenlegen mit samantha ein dritte regiment smaragde.

  22. The investigate look is pulled together not later than the red exorbitant heeled boots, which turn tail from total of the colors in on the skirt. ketosuccessacademy Our large writing staff allows us to match writers up with virtually any type of assignment or discipline.

  23. Yet our educational curriculums neglect it, and sometimes we feel uncomfortable publicly speaking our truth about it. mandalacentar.com But there was no way to get my design placementcorrect without cutting the train out and sewing the center back seam,making it a super awkward size and shape for stretching.

  24. A birth certificate is normally required to sit final exams but social workers were able to intervene on his behalf. invisionsupport Empirischen erkenntnissen der das erzengel tarot striegeln, bis sich darstellte doch tragenden sternzeichen steinbock horoskop pfeiler.

  25. Ping-kembali: best cialis site

  26. Ping-kembali: doctor7online.com

  27. Ping-kembali: cipro antibiotic prices

  28. Ping-kembali: 100mg viagra overnight delivery to me

  29. The generic Tadalafil primarily comes from India and is manufactured by Cipla. We currently have the generic Cialis 10mg coming from India manufactured by two different manufacturers: buy cialis generic Peggy really enjoyed the Yucatan over the past two years so we will likely plan a trip similar to last year’s.

  30. For Cialis Daily – you should aim to take the tablet at the same time each day. This will ensure that you maintain a constant level of Tadalafil in your system. buy cialis online generic It was the year of 1973 when our Managing Director Mr. Mizanur Rahman, a postgraduate in Chemistry, came into the business of Dyes & Chemicals under a multinational dyestuff company of France.

  31. Ping-kembali: buy naltrexone online usa

  32. Ping-kembali: tylenol walmart

  33. I couldn’t refrain from commenting. Perfectly written!

    P.S. If you have a minute, would love your feedback on my new website
    re-design. You can find it by searching for «royal cbd» — no
    sweat if you can’t.

    Keep up the good work!

  34. Ping-kembali: chloroquine order

  35. Hello very cool web site!! Guy .. Beautiful .. Wonderful ..
    I’ll bookmark your site and take the feeds also? I am glad to find a lot
    of helpful information here within the publish, we need work out
    more strategies on this regard, thank you for sharing.
    . . . . .

  36. An impressive share! I’ve just forwarded this onto a colleague who has been conducting a little research on this.

    And he actually ordered me breakfast simply because I found it for him…
    lol. So let me reword this…. Thanks for the meal!!
    But yeah, thanks for spending time to discuss this issue here on your
    site.

  37. Знаете ли вы?
    100-летний ветеран внёс уникальный вклад в борьбу со смертельной угрозой.
    Роден назвал свои «Врата ада» напрямую, а его соотечественник только намекнул.
    Русские мечтали о шапке-невидимке, а древние греки — о кольце невидимости.
    Подруга и последовательница Льва Толстого уже в детстве ходила босиком и отвергала нарядную одежду.
    «Голова крестьянина» хранилась в доме у немецкой актрисы.

    arbeca.net